Senin, 08 Juli 2013



Mengenal Dasar Jaringan Komputer

ü  Apa itu Jaringan komputer ?
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, alat cetak/printer, dan peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Setiap komputer printer atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan, atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan di antara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
ilus2
Kantor  yang telah menggunakan sistem jaringan komputer
ü  Cara Komputer Dalam Jaringan Berkomunikasi Satu Dengan Lainnya
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, dan star. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
1.      Topologi Bus
topologi bus
Keuntungan
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Mudah dikembangkan
Kerugian
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas
• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2.      Topologi Token Ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
topologi RING
Keuntungan
• Hemat Kabel
Kerugian
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
3.      Topologi Star
topologi STAR
Keuntungan
• Paling fleksibel
• Pemasangan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

ü  Alasan Kita Harus Mengetahui 7 OSI Layer Dalam Mempelajari Jaringan Komputer
Sebelum kita memahami 7 OSI layer, terlebih dahulu kita akan memahami apa itu protokol. Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi, mengatur dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar serta layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan.  Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
ü  Application Layer:
ü  Presentation Layer:
ü  Session Layer:
ü  Transport Layer:
ü  Network Layer.
ü  Data-link Layer.
ü  Physical Layer

Sumber:

Eko Sediyono, 2013, materi_4 Pengenalan Jaringan Komputer, sumber: http://flearn.uksw.edu/course/view.php?id=79 diunduh tanggal 9 Juli 2013

Luki Lukman, 2013, Komunikasi Data dan Jaringan Komputer, sumber: http:// sukmantolukman.wordpress.com/kelas-on-line/komunikasi-data-dan-jaringan-komputer/ diunduh tanggal 9 Juli 2013

Wikipedia, 2013, Jaringan Komputer, sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/ Jaringan_komputer diunduh tanggal 6 Juli 2013
Wikipedia, 2013, Jaringan Teknologi Informasi, sumber: http://id.wikipedia.org /wiki/Jaringan_Teknologi_Komunikasi diunduh tanggal 6 Juli 2013



Mengenal Dasar Jaringan Komputer

ü  Apa itu Jaringan komputer ?
Jaringan komputer adalah sebuah kumpulan komputer, alat cetak/printer, dan peralatan lainnya yang saling terhubung. Informasi dan data bergerak melalui kabel-kabel sehingga memungkinkan pengguna jaringan komputer dapat saling bertukar dokumen dan data, mencetak pada printer yang sama dan bersama-sama menggunakan hardware/software yang terhubung dengan jaringan. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan (service). Pihak yang meminta/menerima layanan disebut klien (client) dan yang memberikan/mengirim layanan disebut peladen (server). Desain ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.
Setiap komputer printer atau peripheral yang terhubung dengan jaringan disebut node. Sebuah jaringan komputer dapat memiliki dua, puluhan, ribuan, atau bahkan jutaan node. Sebuah jaringan biasanya terdiri dari 2 atau lebih komputer yang saling berhubungan di antara satu dengan yang lain, dan saling berbagi sumber daya misalnya CDROM, printer, pertukaran file, atau memungkinkan untuk saling berkomunikasi secara elektronik. Komputer yang terhubung tersebut, dimungkinkan berhubungan dengan media kabel, saluran telepon, gelombang radio, satelit, atau sinar infra merah.
ilus2
Kantor  yang telah menggunakan sistem jaringan komputer
ü  Cara Komputer Dalam Jaringan Berkomunikasi Satu Dengan Lainnya
Topologi adalah suatu cara menghubungkan komputer yang satu dengan komputer lainnya sehingga membentuk jaringan. Cara yang saat ini banyak digunakan adalah bus, token-ring, dan star. Masing-masing topologi ini mempunyai ciri khas, dengan kelebihan dan kekurangannya sendiri.
1.      Topologi Bus
topologi bus
Keuntungan
• Hemat kabel
• Layout kabel sederhana
• Mudah dikembangkan
Kerugian
• Deteksi dan isolasi kesalahan sangat kecil
• Kepadatan lalu lintas
• Bila salah satu client rusak, maka jaringan tidak bisa berfungsi.
• Diperlukan repeater untuk jarak jauh
2.      Topologi Token Ring
Metode token-ring (sering disebut ring saja) adalah cara menghubungkan komputer sehingga berbentuk ring (lingkaran). Setiap simpul mempunyai tingkatan yang sama. Jaringan akan disebut sebagai loop, data dikirimkan kesetiap simpul dan setiap informasi yang diterima simpul diperiksa alamatnya apakah data itu untuknya atau bukan.
topologi RING
Keuntungan
• Hemat Kabel
Kerugian
• Peka kesalahan
• Pengembangan jaringan lebih kaku
3.      Topologi Star
topologi STAR
Keuntungan
• Paling fleksibel
• Pemasangan stasiun sangat mudah dan tidak mengganggu bagian jaringan lain
• Kontrol terpusat
• Kemudahan deteksi dan isolasi kesalahan/kerusakan
• Kemudahaan pengelolaan jaringan
Kerugian
• Boros kabel
• Perlu penanganan khusus
• Kontrol terpusat (HUB) jadi elemen kritis

ü  Alasan Kita Harus Mengetahui 7 OSI Layer Dalam Mempelajari Jaringan Komputer
Sebelum kita memahami 7 OSI layer, terlebih dahulu kita akan memahami apa itu protokol. Protokol adalah sebuah aturan yang mendefinisikan beberapa fungsi yang ada dalam sebuah jaringan komputer, misalnya mengirim pesan, data, informasi dan fungsi lain yang harus dipenuhi oleh sisi pengirim dan sisi penerima agar komunikasi dapat berlangsung dengan benar, walaupun sistem yang ada dalam jaringan tersebut berbeda sama sekali. Fungsi dari protokol adalah untuk menghubungkan sisi pengirim dan sisi penerima dalam berkomunikasi, mengatur dalam bertukar informasi agar dapat berjalan dengan baik dan benar serta layanan-layanan secara umum untuk seluruh sistem jaringan.  Standar protokol yang terkenal yaitu OSI (Open System Interconnecting) yang ditentukan oleh ISO (International Standart Organization).
Terdiri atas 7 layer (lapisan) yang mendefinisikan fungsi. Untuk tiap layernya dapat terdiri atas sejumlah protocol yang berbeda, masing-masing menyediakan pelayanan yang sesuai dengan fungsi layer tersebut.
ü  Application Layer:
ü  Presentation Layer:
ü  Session Layer:
ü  Transport Layer:
ü  Network Layer.
ü  Data-link Layer.
ü  Physical Layer

Sumber:

Eko Sediyono, 2013, materi_4 Pengenalan Jaringan Komputer, sumber: http://flearn.uksw.edu/course/view.php?id=79 diunduh tanggal 9 Juli 2013

Luki Lukman, 2013, Komunikasi Data dan Jaringan Komputer, sumber: http:// sukmantolukman.wordpress.com/kelas-on-line/komunikasi-data-dan-jaringan-komputer/ diunduh tanggal 9 Juli 2013

Wikipedia, 2013, Jaringan Komputer, sumber: https://id.wikipedia.org/wiki/ Jaringan_komputer diunduh tanggal 6 Juli 2013
Wikipedia, 2013, Jaringan Teknologi Informasi, sumber: http://id.wikipedia.org /wiki/Jaringan_Teknologi_Komunikasi diunduh tanggal 6 Juli 2013